Sabtu, 13 Mei 2017

Hujan Asam

HUJAN ASAM.
Abstrak ini dibuat Untuk Memenuhi Tugas Bahasa Indonesia. Semester II Tahun Ajaran 2016/2017.

ABSTRAK.

          Hujan asam adalah hujan yang memiliki kadar keasaman dibawah pH 6 atau sedikitnya dibawahnya. Hujan asam terjadi karena sulfur yang berada di atmosfer dimana merupakan gas yang dihasilkan dari pembakaran  bahan fosil yang ada dibumi. Hujan asam juga bisa ditimbulkan dari letusan gunung berapi dan proses biokimia yang terjadi dibumi seperti di rawa,tanah,laut, dan sebagainya. Perlu diingat bahwa hujan asam juga ditimbulkan oleh ulah manusia entah dari aktivitas berkendara maupun aktivitas industri. Hujan asam juga dapat menimbulkan masalah bagi kehidupan makhluk hidup, contohnya untuk tumbuhan: dapat menyebabkan daun berguguran, menghambat proses pertumbuhan, terserang penyakit, kekeringan, bahkan dapat meenyebabkan kematian. Sedangkan untuk hewan yang hidup dilaut, seperti: menghambat perkembangbiakan hewan laut, bahkan dapat menyebakan kematian. Untuk manusia, hujan asam juga dapat mengakibatkan keracunan.

Selasa, 16 Februari 2016

Sejarah Berdirinya IPM ( Ikatan Pelajar Muhammadiyah)


Pada tahun 1960 pimpinan pusat muhammadiyah dalam konferensi pemuda muhammadiyah tanggal 23-25 Muharram 1330 H/18-20 Juli 1960 M di Jakarta. Pimpinan  Pusat Muhammadiyah Majlis Pendidikan dan Pengajaran menyarankan konfrensi untuk membentuk Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) pada tanggal 4 Safar 1381 H/18 Juli 1961 M (Surakarta).Perkembangan IPM akhirnya bisa memperluas jaringan sehingga bisa menjangkau seluruh sekolah-sekolah Muhammadiyah yang ada di Indonesia. Pimpinan IPM (tingkat ranting) didirikan di setiap sekolah Muhammadiyah. Berdirinya Pimpinan IPM di sekolah-sekolah Muhammadiyah ini akhirnya menimbulkan kontradiksi dengan kebijakan pemerintah Orde Baru dalam UU Keormasan, bahwa satu-satunya organisasi siswa di sekolah-sekolah yang ada di Indonesia hanyalah Organisasi Siswa Intra-Sekolah (OSIS). Sementara di sekolah-sekolah Muhammadiyah juga terdapat organisasi pelajar Muhammadiyah, yaitu IPM. Dengan demikian, ada dualisme organisasi pelajar di sekolah-sekolah Muhammadiyah. Bahkan pada Konferensi Pimpinan Wilayah IPM tahun 1992 di Yogyakarta, Menteri Pemuda dan Olahraga saat itu (Akbar Tanjung) secara khusus dan implisit menyampaikan kebijakan pemerintah kepada IPM, agar IPM melakukan penyesuaian dengan kebijakan pemerintah.
Dalam situasi kontra-produktif tersebut, akhirnya Pimpinan Pusat IPM membentuk team eksistensi yang bertugas secara khusus menyelesaikan permasalahan ini. Setelah dilakukan pengkajian yang intensif, team eksistensi ini merekomendasikan perubahan nama dari Ikatan Pelajar Muhammadiyah ke Ikatan Remaja Muhammadiyah. Perubahan ini bisa jadi merupakan sebuah peristiwa yang tragis dalam sejarah organisasi, karena perubahannya mengandung unsur-unsur kooptasi dari pemerintah. Bahkan ada yang menganggap bahwa IPM tidak memiliki jiwa heroisme sebagaimana yang dimiliki oleh PII yang tetap tidak mau mengakui Pancasila sebagai satu-satunya asas organisasinya.
Namun sesungguhnya perubahan nama tersebut merupakan blessing in disguise (rahmat tersembunyi). Perubahan nama dari IPM ke IRM sebenarnya semakin memperluas jaringan dan jangkauan organisasi ini yang tidak hanya menjangkau pelajar, tetapi juga basis remaja yang lain, seperti santri, anak jalanan, dan lain-lain. Keputusan pergantian nama ini tertuang dalam Surat Keputusan Pimpinan Pusat IPM Nomor VI/PP.IPM/1992, yang selanjutnya disahkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada tanggal 18 Nopember 1992 melalui Surat Keputusan Pimpinan Pusat Muham-madiyah Nomor 53/SK-PP/IV.B/1.b/1992 tentang pergantian nama Ikatan Pelajar Muhammadiyah menjadi Ikatan Remaja Muhammadiyah. Dengan demikian, secara resmi perubahan IPM menjadi IRM adalah sejak tanggal 18 Nopember 1992.
kemudian, Pimpinan Pusat IRM mengadakan konsolidasi internal dengan seluruh Pimpinan Wilayah IRM se-Indonesia di jakarta , juli 2007, untuk membicarakan tentang SK nomenklatur. Pada kesempatan itu, hadir PP Muhammadiyah untuk menjelaskan perihal SK tersebut. Pada akhir sidang, setelah melalui proses dialektika yang cukup panjang, forum memutuskan bahwa IRM akan berganti nama menjadi IPM, tetapi perubahan nama itu secara resmi terjadi pada muktamar XVI IRM 2008 di Solo. Konsolidasi gerakan diperkuat lagi pada konferensi Pimpinan Wilayah (Konpiwi) IRM di Makasar, 26-29 Januari 2008 untuk menata konstitusi baru IPM. Maka dari itu, nama IPM disyahkan secara resmi pada tanggal 14 Dzulqaidah 1432 H/28 Oktober 2008 M di Solo.
Maksud dan Tujuan IPM “Terbentuknya pelajar muslim yang berakhlaq mulia,berilmu dan terampil dalam rangka menegakkan dan menjunjung tinggi nilai-nilai ajaran islam sehingga terwujudnya masyarakat islam yang sebenar-benarnya
Semboyan IPM “Nuun Walqolami Wamaa Yathurun” artinya demi qolam (pena) dan apa yang mereka tulis (Q.S 68 : 1/Al Qolam)

Ketua Umum Muhammadiyah

Berikut ini adalah daftar Ketua Umum Muhammadiyah:
No.FotoNamaAwalAkhirTempat MusyawarahKeterangan
1.Ahmad dahlan.jpgK.H. Ahmad Dahlan19121923YogyakartaRapat Tahun ke-1
2.K.H. Ibrahim.jpgK.H. Ibrahim19231932YogyakartaRapat Tahun ke-12
3.K.H. Hisyam.jpgK.H. Hisyam19341936YogyakartaRapat Tahun ke-23
4.Mas Mansur.jpgK.H. Mas Mansur19371942YogyakartaRapat Tahun ke-26
5.Ki Bagoes Hadikoesoemo.jpgKi Bagoes Hadikoesoemo19441953YogyakartaMuktamar Darurat
6.Ahmad Rasyid Sutan Mansur.jpgBuya A.R. Sutan Mansur19531959PurwokertoMuktamar Ke–32 Muktamar Muhammadiyah ke-32.jpg
7.KH M. Yunus Anis.jpgK.H. M. Yunus Anis19591962PalembangMuktamar Ke–34
8.KH Ahmad Badawi.jpgK.H. Ahmad Badawi19621968JakartaMuktamar Ke–35
9.Fakih usman.jpgKH Faqih Usman19681968PalembangMuktamar Ke–34
10.AR-Fakhruddin.jpgK.H. A.R. Fachruddin19681971Fait Accompli
19711990MakasarMuktamar Ke–38
11.KH A Azhar Basyir.jpgK.H. Ahmad Azhar Basyir19901995YogyakartaMuktamar Ke–42
12.Amien rais.jpgProf. Dr. H. Amien Rais19951998Banda AcehMuktamar Ke–43
13.Ahmad Syafii Maarif.jpgProf. Dr. KH. Ahmad Syafi'i Ma'arif19982000Sidang Tanwir & Rapat Pleno
20002005JakartaMuktamar Ke–44 Muktamar Muhammadiyah ke-44.jpg
14.Muhammad Sirajuddin Syamsuddin.jpgProf. Dr. KH. Din Syamsuddin, MA20052010MalangMuktamar Ke–45 Muktamar Muhammadiyah ke-45.jpg
20102015YogyakartaMuktamar Ke–46 Muktamar Muhammadiyah ke-46.jpg
15.Haedar Nashir.jpgDr. KH. Haedar Nashir, M.Si.[1]2015PetahanaMakassarMuktamar Ke–47 Muktamar Muhammadiyah ke-47.jpg

Jumat, 12 Februari 2016

Penyebab Bau Badan

Anda mungkin heran, sudah mandi teratur tapi badan masih saja berbau. Ini pun membuat Anda bertanya-tanya bagaimana itu bisa terjadi. Belum lagi bau kaki usai memakai sepatu.

Bau badan itu bisa hilang ketika seseorang menggosokkan atau menggunakan deodoran untuk mencegahnya. Sebenarnya apa yang membuat orang jadi berbau? SitusHuffingtonPost, Jumat (27/12/2013), berbagi 7 penyebab  yang tak terduga-duga:

1. Stres



Percaya atau tidak, ada berbagai jenis keringat, dan senyawa kimia yang berbicara. Dan keringat yang bau biasanya karena stres.

Ini karena keringat dihasilkan kelenjar keringat yang disebut kelenjar apokrin. Kelenjar apokrin ini menghasilkan keringat yang kurang berair, dan bakteri dari lemak dan protein yang bercampur. Menurut Mayo Clinic, inilah yang membuat bau. Sementara menurutYouBeauty, keringat dari latihan atau terlalu panas di luar sebagian besar terdiri dari air dan elektrolit.

2. Kaki juga berbau



Sama saja yang terjadi dengan bakteri pada keringat di kaki Anda. Karena kaki Anda tersimpan di tempat gelap, hangat, dan lembab, bisa memelihara bakteri, terutama jika Anda memakai kaus kaki.

Sekitar 10 sampai 15 persen orang memiliki keringat berlebih dikakinya karena genetik. Kelembaban di kaki yang menjadikan bakteri jenis tertentu seperti Micrococcus sedentarius, yang menimbulkan bau belerang.

3. Hanya memiliki beberapa bra favorit



Wanita, mengakulah seberapa sering Anda mencuci bra favorit Anda? Banyak wanita yang memakainya berkali-kali karena mereka memiliki sedikit bra yang pas.

Ahli Bra Susan Nethero mengatakan, Anda perlu mencucinya lebih sering dibanding yang Anda pikirkan karena bra itu terbuat dari kain yang membuat bau terperangkap dan menyentuh kulit yang rawan berkeringat. Memilih tak mencucinya hanya menyebabkan bau.

4. Senang brokoli



Anda mungkin sering mendengar makan bawang puting dan bawah merah menyebabkan bau lebih dari sekadar bau mulut. Menurut WebMD, memang makanan berbau akan memecah senyawa bau yang bereda di dalam aliran darah dan keluar melalui napas, keringat, dan urine.

Tapi, bawang puting dan bawang merah bukan satu-satunya biang keladi. Bahkan, brokoli, kubis Brussel, dan sayuran lain yang termasuk keluarga cruciferous mengandung senyawa bau seperti sulfur dan menyebabkan bau yang berlebihan.

5. Anda memiliki gangguan genetik langka yang disebut Trimethylaminuria

Mutasi pada gen tertentu menciptakan kondisi yang disebut trimethylaminuria, yang menyebabkan tubub tak bisa memecah senyawa kimia yang disebut trimetilamina.

Trimetilamina merupakan hal yang membuat ikan berbau, dan ketika itu menumpuk di dalam tubuh akan dilepas dalam napas, urine, dan keringat, sehingga membuat seseorang dengan trimethylaminuria berbau amis.

Menurut NIH, bau yang sangat mengganggu kehidupan sehari-hari sering menyebabkan depresi dan isolasi sosial.

6. Minuman alkohol


Anda akan berkeringat ketika mengonsumsi minumal alkohol. Alkohol akan melalui darah Anda dan seluruh tubuh, beberapa keluar melalui pori-pori, dan melalui napas. Tak peduli jenis alkohol yang Anda minum, sekali tubuh memecahnya aromanya bisa sama.



7. Anda diabetes

Bila diabetes tak diobati, mungkin Anda akan mengalami yang disebut ketoasidosis diabetikum. 

Tanpa cukup insulin, tubuh mulai memecah lemak untuk bahan bakar, yang menyebabkan terbentuknya keton dalam tubuh. Menurut MayoClinic, penumpukan tersebut bisa menghasilkan bau badan dan mungkin tanda Anda perlu ke dokter.

Beberapa orang juga melaporkan perubahan serupa dalam bau badan ketika beralih dari diet berat daging-dagingan ke rendah karbohidrat. Diet rendah karbohidrat diketahui membuat napas berbau.

Rabu, 10 Februari 2016

9 masalah jika memakai headset terlalu lama

Pada jaman seperti ini, siapa yang tidak mengenal apa itu headset? Ya, headset sepertinya sudah merupakan salah satu hal yang tak bisa dilepaskan dari para pecinta musik dan juga penikmat audio lainnya. Headset memberikan privasi yang lebih baik dibandingkan menggunakan speaker besar dan dapat memberikan pengalaman mendengarkan audio yang baik.


Headset sendiri bukanlah barang baru. Sejak radio dan juga pemutar music portable mulai booming dan banyak digunakan, saat itulah headset ikut berkembang. Headset sendiri hingga saat ini sudah terdiri dari ribuan jenis dan juga tipe, dengan harga yang bervariasi. Anda bisa mendapatkan headset yang murahan, dengan harga 10 ribu rupiah, hingga yang kelas premium dengan harga lebih dari jutaan rupiah, dengan kualitas yang luar biasa tentunya.

1. Dapat membuat telinga mendengung
Bahaya pertama dari menggunakan headset yang telalu lama adalah dapat menyebabkan telinga menjadi mendengung. Telinga yang mendengung akan menyebabkan kita merasa tidak nyaman dengan pendengaran kita. Hal ini mirip seperti ketika kita melakukan perjalanan jauh atau ketika naik pesawat. Hal ini terasa seperti terjadi perubahan tekanan udara di sekitar kita.


Untuk mengatasi hal ini, cukup mudah dilakukan anda dapat menahan nafas anda sambil memencet hidung anda. Lalu tiup sambil tetap memencet hidung anda. Maka telinga anda yang terasa mendengung tersebut akan segera pulih kembali.

2. Menyebabkan tuli sesaat


Terlalu lama menggunakan headset, selain dapat menyebabkan telinga yang menjadi mendengung dan juga tidak nyaman, juga akan menyebabkan terjadinya “tuli sesaat”. Apabila terlalu sering dilakukan dengan kuantitas suara yang sangat besar, hal ini malah akan menyebabkan anda mengalami tuli secara permanen. jadi usahakanlah agar penggunaan headset anda dibatasi dalam sehari, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

3. Tidak awas dengan keadaan lingkungan sekitar.


Bahaya menggunakan headset terlalu lama adalah kurang awas dengan keadaan dan lingkungan sekitar. Penggunaan headset menyebabkan perhatian kita akan terfokus pada suara yang keluar dari headset saja. Hal ini akan menyebabkan diri kita menjadi tidak awas dan juga cenderung mengabaikan dunia luar dan dunia sekitar kita.
Dengan menggunakan headset, kita cenderung menjauh dari lingkungan sosial dan tidak ingin berinteraksi dengan lingkungan kita. Saat menggunakan headset yang terlalu lam,  sama seperti ungkapan ‘ menutup telinga akan dunia luar

4. Memperbesar resiko terjadinya kecelakaan.


Merupakan dampak terburuk dari penggunaan headset yang terlalu lama. Seperti sudah disebutkan sebelumnya, penggunaan headset yang terlalu lama menyebabkan kita menjadi kurang awas dan cenderung mengabaikan dunia sekitar kita. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan penyebab kematian mendadak.
Beberapa hasil statistik menunjukkan bahwa angka kecelakaan salah satunya disebabkan karena seseorang tidak peduli dan tidak awas dengan lingkungan sekitarnya. Hal tersebut dikarenakan asik menggunakan headset terlalu lama, sehingga tidak dapat fkcus dan pada akhirnya malah menyebabkan terjadinya kecelakaan


5. Dapat menyebabkan kuman masuk melalui telinga.




Masalah lainnya yang berbahaya dai penggunaan headset yang telalu lama adalah kuman. Headset merupakan salah satu alat yang memiliki kandungan kuman yang tinggi. Ini disebabkan karena headset merupakan salah satu alat yang sering diletakkan pada udara terbuka tanpa perlindungan dan juga jarang mengalami pembersihan alias dicuci.
Hal ini menyebabkan headset merupakan salah satu sarang dari tempat tinggal kuman dan juga bakteri. Saat memakai hedset terlalu lama, itu artinya kuman dan bakteri akan bebas masuk ke dalam tubuh anda melalui telinga. Hal inilah yang menyebabkan banyak sekali gangguan kesehatan, salah satunya dapat berupa peradangan pada telinga.


6. Telinga mengalami kelelahan


Beberapa orang yang merupakan pecinta audio menyebut hal ini dengan istilah ear fatigue. Ya, kelelahan telinga merupakan kondisi dimana telinga terlalu banyak menerima stimulus dari suara secara bersamaan dan terus menerus. Kelelahan pada telinga ini dapat menyebabkan daun telinga terasa perih dan sakit. Hal ini kemudian juga dapat menyebabkan telinga kita menjadi terasa tidak nyaman dan terasa agak sulit dalam menangkap gelombang suara.

7.  Kehilangan Pendengaran.
Penggunaan earphone dengan volume diatas 90 desibel dapat mengakibatkan masalah pada telinga dan rusaknya pendengaran. Sebab, suara yang dikeluarkan langsung mengenai gendang telang. Apabila hal ini dilakukan secara terus menerus dapat berakibat tuli. Selain itu, penggunaan earphone lebih dari 15 menit juga beresiko kehilangan pendengaran. Untuk itu, sebaiknya hindari memasang volume lebih dari 90 desibel dan untuk pemakaian earphone batasi penggunaannya selama 15 menit. Setelah itu, istirahatkan telinga supaya kembali normal.


8.Sakit Telinga


Bagi para orang yang gemar menggunakan earphone kebanyakan mengeluh merasakan rasa sakit pada telinga mereka setelah menggunakan earphone atau headset. Hal ini disebabkan oleh terlalu lama dan terlalu sering menggunakan earphone dalam kehidupan sehari – hari. Adapula yang menggunakan earphone sambil tidur dan pada akhirnya terbawa sampai alam bawah sadar, tertidur. Nah, kebiasaan buruk inilah yang dapat mengurangi kemampuan telinga untuk mendengar secara jelas dan bahkan bisa kehilangan pendengaran juga

9. Berbahaya bagi Otak.


Suara yang dihasilkan oleh earphone atau media elektronik lainnya juga mengeluarkan gelombang elektromagnetik yang sangat berbahaya pada otak. Menurut sebuah penelitian menyebutkan jika akan terjadi gangguan pada otak apabila terlalu sering menggunakan earphone.
Jadi, hindari kebiasaan terlalu sering menggunakan earphone dalam kehidupan sehari – hari. Boleh saja menggunakan earphone apabila dalam situasi dan kondisi yang diperlukan saja. Selain itu, hindari pula pemakaian earphone dengan volume lebih dari 90 desibel dan dengan rentan waktu lebih dari 15 menit. Serta hindari pula penggunaan earphone ketika hendak tidur atau sebagai pengantar tidur. Sebab saat bangun telinga akan mengalami gangguan seperti telinga terasa sakit, mendengung dan bahkan mati rasa.